Anas Urbaningrum Jamin Keutuhan Demokrat-Partai Koalisi Setelah DPR Nyatakan Kasus Century Bermasalah

Jumat, 05 Maret 2010 ·
Saat sejumlah kader Demokrat berharap Presiden SBY mendepak menteri asal parpol yang berkhianat, Ketua DPP Demokrat Anas Urbaningrum justru menjamin keutuhan koalisi. Anas menegaskan, tak akan ada perceraian koalisi pasca keputusan DPR yang memojokkan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani dalam bailout Century.

"Kalau bicara masa depan (koalisi), tidak boleh hanya pada penyikapan satu kasus tertentu. (Kasus Century) ini simplifikasi yang berlebihan," kata Anas, ketua Fraksi Partai Demokrat, dalam diskusi di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (5/3).

Menurut dia, prinsip koalisi harus dibangun dengan keseriusan dari semua partai. Inti koalisi adalah menciptakan pemerintahan yang stabil dan efektif kepada masyarakat. Koalisi itu juga harus bisa mendukung visi-misi yang dibangun pasangan capres-cawapres saat kampanye.

Melihat koalisi yang terjadi saat ini, Anas mengatakan bahwa hubungan antarpartai masih bisa terawat. "Cerai itu halal, namun tidak dianjurkan. Sampai saat ini pun, kami tidak ingin terjadi perceraian politik," ujarnya. Yang harus dibangun saat ini adalah segera menciptakan stabilitas pemerintahan ke depan.

Meski begitu, lanjut dia, aspirasi agar terjadi reshuffle kabinet terhadap menteri koalisi (Golkar, PKS, dan PPP) sebagai balasan manuver fraksi yang membelot mulai muncul. Itu terjadi pasca voting penetapan hasil paripurna DPR. Menjawab hal tersebut, Anas menilai proses reshuffle tidak akan terjadi saat ini. "Kalaupun ada reshuffle kelak, itu bukan reaksi dari panitia angket Century. Pertimbangannya banyak," jelasnya.

Di forum yang sama, Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menyatakan, hingga voting paripurna DPR dilakukan, partainya tidak pernah berniat meninggalkan koalisi. Perbedaan pandangan adalah sesuatu hal yang biasa. Partai Golkar menilai perbedaan itu masih masuk dalam etika koalisi yang dipahami. "Ini dilakukan dalam rangka membentuk pemerintahan yang bersih," kata wakil ketua DPR itu.

Menurut dia, dalam konteks koalisi, setiap partai memiliki fungsi yang sejajar. Baik partai pengusung maupun partai pendukung pemerintah merupakan mitra kerja, bukan bawahan. Karena itu, Partai Golkar saat ini hanya berharap bingkai koalisi yang dipahami Golkar tersebut tetap terjaga. "Golkar itu teman sejati. Justru karena teman sejati, kami mengajak ke jalan yang benar," jelasnya.

Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal memuji adanya kedewasaan yang muncul di kalangan parlemen dan pemerintah setelah hasil paripurna DPR atas kasus Century. DPR, lanjut dia, juga harus menghargai pendapat pemerintah, sama dengan pemerintah yang sudah menghargai pendapat DPR. "Seratus hari kerja DPR saat ini sangat aspiratif. Mudah-mudahan kinerjanya berlipat ganda ke depan," ujarnya
Anda sedang membaca artikel tentang Anas Urbaningrum Jamin Keutuhan Demokrat-Partai Koalisi Setelah DPR Nyatakan Kasus Century Bermasalah dan anda bisa menemukan artikel Anas Urbaningrum Jamin Keutuhan Demokrat-Partai Koalisi Setelah DPR Nyatakan Kasus Century Bermasalah ini dengan url https://anandanurhadi.blogspot.com/2010/03/anas-urbaningrum-jamin-keutuhan.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Anas Urbaningrum Jamin Keutuhan Demokrat-Partai Koalisi Setelah DPR Nyatakan Kasus Century Bermasalah ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Anas Urbaningrum Jamin Keutuhan Demokrat-Partai Koalisi Setelah DPR Nyatakan Kasus Century Bermasalah sumbernya.
| More

0 comments:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Pengikut

Laman

 

SKY DASHBOARD | Copyright © 2009 - Blogger Template Designed By BLOGGER DASHBOARD