Wawancara Putra dengan Obama berlangsung tak lama sesudah Gedung Putih memutuskan menunda kunjungan Obama ke bulan Juni nanti. Maka, di sesi wawancara itu, Obama menjelaskan seputar penundaan itu. Alasannya, Presiden Obama harus memprioritaskan masalah dalam negerinya, yaitu pembahasan final Undang-Undang Kesehatan bersama para wakil rakyat.
Tayangan wawancara Putra Nababan dengan Obama itu segera menjadi buah bibir. Di Twitter, Putra mengirim fotonya berjabat tangan dengan Obama. Di YouTube, videonya ditonton berkali-kali. Popularitas Putra Nababan, yang diandalkan RCTI sebagai pembawa acara terbaik untuk Panasonic Awards, pun makin melambung.
Darah jurnalistik memang mengalir dalam tubuh pria kelahiran 28 Juli 1974 itu. Ayahnya, Panda Nababan, dulunya adalah wartawan investigasi Sinar Harapan. Panda lalu dikenal sebagai politikus, dan mewakili PDI-P di DPR dan, perkembangan terkini, disebut-sebut terlibat dalam suap-menyuap meloloskan petinggi Gubernur Bank Indonesia beberapa tahun lalu.
Putra Nababan juga sempat ditawari menjadi calon legislatif. Tapi ia menolak. "Saya lebih mencintai dunia jurnalistik," kata Putra Nababan




Posting Komentar