"Selamat kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri," kata Sekretaris Kompolnas Adnan Pandu Praja dalam siaran pers yang diterima wartawan di Mabes Polri, Kamis (11/3/2010).
Menurutnya, Kompolnas menilai Polri serius dalam membongkar jaringan terorisme di Indonesia sejak bom Bali I dan II, Kedutaan Besar Australia, Hotel JW Marriot I, JW Marriot II, dan Ritz-Carlton, penyergapan Dr Azhari di Malang, Ibrahim dan kawan-kawan di Temanggung, Noordin M Top di Solo, serta lain-lain. "Merupakan bukti nyata profesionalisme Polri," kata Adnan.
Dengan prestasi Polri tersebut, Kompolnas yakin bahwa Polri mampu mengejar target teroris lain, yaitu Umar Patek, Zulkarnaen, dan anggota teroris lain. "Kompolnas berharap, Polri terus memelihara kualitas personel serta sistem mekanisme antisipasi dini, pencegahan, dan penindakan, diiringi peningkatan sarana dan prasarana," katanya.
"Terorisme merupakan gerakan yang tidak pernah berhenti dalam mencapai tujuannya. Dukungan penuh dari semua lapisan masyarakat sangat diperlukan. Semua pihak harus menyadari bahwa fanatisme sempit dan radikalisme merupakan akar ancaman terorisme," tambah Adnan.
Kompolnas menurutnya juga menyampaikan belasungkawa atas tewasnya tiga anggota Polri saat penyergapan teroris di Aceh. "Semoga arwah para bhayangkara diterima Yang Maha Kuasa," katanya.




Posting Komentar