Mereka adalah bupati Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, Murung Raya (Kalimantan Tengah), Tabalong, Balangan, Tanah Bumbu, Kotabaru, Hulu Sungai Utara (Kalimantan Selatan), Paser, Kutai Barat, dan Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur).
Acara penandatanganan kerja sama pembangunan itu disaksikan pejabat tinggi. Yakni, Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pemerintahan Umum (PUM) Kemendagri Sutrisno, serta Deputi Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Bappenas Max H. Pohan. Pejabat tinggi dari tiga provinsi asal kabupaten itu ikut hadir.
Diah Anggraeni mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan untuk pembangunan di segala bidang. Terutama, sumber daya alam. Apalagi, tiga provinsi asal 12 kabupaten tersebut memiliki potensi sangat tinggi untuk dikembangkan. ''Pak Menteri (Mendagri Gamawan Fauzi) meminta supaya kerja sama ini terimplementasikan dan terlihat hasilnya,'' ujarnya.
Menurut dia, kerja sama itu bakal dievaluasi dan dipantau Dirjen PUM agar dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Dalam nota kesepakatan disebutkan bahwa kerja sama tersebut meliputi bidang tenaga kerja, kependudukan, kesehatan, transmigrasi, kebudayaan, pendidikan, dan batas antardaerah.
Kesepakatan itu berlaku dalam jangka waktu satu tahun anggaran. Pelaksanaan kerja sama dimulai pada tahun anggaran 2011. Anggarannya diambil dari APBD masing-masing. ''Moga-moga potensi daerah bisa lebih optimal,'' harap Diah Anggraeni.




Posting Komentar