Dalam kunjungan kali ini, Presiden membawa serta sejumlah menteri di antaranya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, serta beberapa gubernur.
Setibanya di Australia, Presiden SBY dijadwalkan akan menerima tanda kehormatan Honorary Companion of the Order of the Australia yang akan diserahkan Gubernur Jenderal Australia atas jasanya meningkatkan hubungan antara kedua negara. Presiden juga dijadwalkan menyampaikan pidato di depan Parlemen Australia.
Usai melawat ke Australia, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Papua Nugini untuk membicarakan hubungan bilateral. Termasuk perihal batas negara dengan sejumlah petinggi negeri itu.
Sementara itu, menjelang kedatangan Presiden SBY, ibu kota Australia, Canberra, mulai berbenah. Wajar, karena hubungan kedua negara terbilang dekat, selain karena faktor jarak juga karena banyaknya warga Indonesia di negara ini. Bahkan, Australia merupakan salah satu tujuan sebagian warga Indonesia dalam menuntut ilmu. Ada sekitar 17 ribu mahasiswa yang kini bermukim di Australia.




Posting Komentar