Kapolri: Ada Perubahan Sasaran dan Pola Aksi Terorisme

Rabu, 17 Maret 2010 ·
Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan jika ada perubahan pada sasaran-sararan dan pola aksi terorisme di Indonesia.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu, seusai menghadiri seminar internasional pertahanan bertema "Indonesia Menuju 2025".

"Dari hasil perkembangan juga apa yang saya sampaikan kemarin itu, bahwa memang seperti Dulmatin sudah memerintahkan kepada saksi yang kita tangkap hidup, bahwa memang ada perintah fa`i," katanya.

Fa`i itu, kata Kapolri, adanya serangan dengan kekerasan-kekerasan kepada sasaran tertentu.

"Itu salah satu pola yang juga kita lihat dulu telah dilakukan tapi sekarang agak lebih fokus," katanya.

Saat ditanya apakah sasaran tersebut tidak lagi orang asing namun juga orang-orang yang dinilai berseberangan, Kapolri mengatakan, "Tidak, tapi yang dinilai oleh mereka `seolah-olah mereka itu kaya kita-kita ini`, apakah Polri, TNI atau aparat pemerintah. Itu dianggap thagut. Itu sah kalau dijadikan sasaran mereka".

Menurut Kapolri, informasi perubahan sasaran itu diperoleh dari para terduga teroris yang tertangkap. Mengenai kemungkinan Istana menjadi sasaran, Kapolri menolak dugaan itu.

"Tidak secara spesifik seperti itu,...Tapi yang jelas bahwa mereka melakukan rangkaian kegiatan yang memang sudah dengan pola-pola di kembangkan yang berbeda dengan yang lalu. Dengan pelatihan militer, dengan persenjataan yang berbeda, tidak lagi dengan bom. Berartikan ada pola yang baru yang akan dikembangkan," katanya.

Lebih lanjut Kapolri menjelaskan bahwa guna mengatasi pergerakan para teroris di masyarakat Polri selain melakukan pengejaran terhadap para tersangka juga memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk turut serta melakukan pencegahan terhadap kemungkinan para anggota jaringan teroris melakukan tindakan kekerasan atau mensosialisasikan ajarannya.

Terkait dengan kelompok di Aceh, Kapolri mengatakan Polri masih melakukan pengejaran terhadap 12 orang anggota kelompok itu.

Awal pekan ini, Kapolri telah mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) penyergapan kelompok jaringan teroris di Kecamatan Leupeung, Kabupaten Aceh Besar.

TKP yang dimaksud adalah lokasi tewasnya dua tersangka teroris (Jaja alias Enceng Kurnia dan Pura Sudarma) yang berada di jalan raya Banda Aceh-Calang, Kabupaten Aceh Jaya, sekitar 150 meter dari Mapolsek Leupueng.

Kapolri menegaskan, dua orang tersangka yang tewas termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena merupakan orang yang cukup berbahaya.
Anda sedang membaca artikel tentang Kapolri: Ada Perubahan Sasaran dan Pola Aksi Terorisme dan anda bisa menemukan artikel Kapolri: Ada Perubahan Sasaran dan Pola Aksi Terorisme ini dengan url https://anandanurhadi.blogspot.com/2010/03/kapolri-ada-perubahan-sasaran-dan-pola.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Kapolri: Ada Perubahan Sasaran dan Pola Aksi Terorisme ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Kapolri: Ada Perubahan Sasaran dan Pola Aksi Terorisme sumbernya.
| More

0 comments:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Pengikut

Laman

 

SKY DASHBOARD | Copyright © 2009 - Blogger Template Designed By BLOGGER DASHBOARD