Jadwal Lawatan Obama ke Indonesia Mundur

Jumat, 12 Maret 2010 ·
Presiden AS Barack Hussein Obama terpaksa memundurkan jadwal kunjungannya ke Guam, Australia, dan Indonesia selama tiga hari. Dalam jadwal semula, lawatan akan dimulai 18 Maret nanti. Karena harus memfokuskan perhatian kepada upaya mengegolkan undang-undang (UU) reformasi perawatan kesehatan, Obama baru memulai lawatan pada 21 Maret.

Pemunduran jadwal itu diumumkan Robert Gibbs, sekretaris pers Obama, melalui akun di Twitter kemarin (12/3). Gibbs juga menginformasikan bahwa First Lady (ibu negara) Michelle Obama serta dua putrinya, Malia dan Sasha Obama, batal ikut serta atau mendampingi dalam lawatan kali ini.

''Presiden akan memundurkan jadwal lawatan ke Indonesia dan Australia. Beliau menuju Indonesia Minggu nanti (21/3). First lady dan dua putrinya tak akan ikut serta,'' tulis Gibbs.

Gedung Putih terus menekan DPR AS (House of Representatives) agar secepatnya memutuskan dan memberikan persetujuan terhadap program reformasi perawatan kesehatan yang digagas Obama sebelum jadwal lawatannya pada 18 Maret mendatang. Tetapi, muncul perkembangan bahwa tenggat waktu itu tidak realistis. Karena itu, Obama memutuskan untuk memundurkan jadwal lawatan yang dirancang sejak tahun lalu tersebut.

Kunjungan ke Guam, Australia, dan Indonesia sebelumnya dijadwalkan pada 18-24 Maret. Tetapi, itu diundur menjadi 21-26 Maret. Kunjungan ke Indonesia dianggap penting karena ketika kecil Obama pernah tinggal di negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia tersebut.

Semula lawatan itu dijadwalkan bertepatan dengan libur musim panas dua putri Obama dari aktivitas sekolah. Jadi, Obama sebetulnya bisa menunjukkan kepada keluarganya banyak hal di Indonesia, negara tempat menghabiskan sebagian besar masa kecilnya. Karena perubahan jadwal, keluarga Obama batal ikut serta.

Obama berencana meluncurkan kemitraan secara komprehensif dengan Indonesia. Ibu Obama, Ann Dunham, menikah dengan pria Indonesia bernama Lolo Soetoro setelah bercerai dengan ayahnya yang berasal dari Kenya, Afrika. Obama pun belajar di sebuah sekolah di kawasan Menteng, Jakarta, pada 1967-1971. Sekolah itu masuk jadwal yang akan dikunjungi Obama.

Lawatan Obama kali ini juga menandai 70 tahun hubungan AS-Australia. Obama ingin membicarakan isu tentang Afghanistan dan nonproliferasi nuklir dengan pemimpin Australia. Sebelum lawatan ke dua negara tersebut, Obama bakal singgah ke Guam. Di wilayah yang berada di kawasan Pasifik itu Obama akan bertemu dengan tentara negara AS.

Gibbs memastikan tidak akan ada pembatalan dari rencana lawatan kali ini. Dia menyebut kunjungan ini sebagai momen penting dalam kebijakan luar negeri pemerintahan Obama. ''Ini lawatan pertama presiden ke Pasifik,'' tuturnya.

Menurut Gibbs, Obama meyakini lawatan ini amat penting. Pasifik bukan hanya kawasan penting di dunia, tetapi juga mitra penting bagi AS. ''Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia jelas punya dampak penting,'' papar Gibbs. ''Dengan Australia, kami (AS, Red) menikmati surplus dagang. Australia juga pendukung kuat AS di Afghanistan. Presiden ingin meningkatkan pembahasan soal itu,'' tambahnya.

Sementara itu, pengamanan kunjungan Obama di Bali terus disiapkan. Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna kemarin menerima rombongan United State Secret Service (USSS) di ruang kerjanya untuk memantau pengamanan di sejumlah lokasi yang bakal dikunjungi Obama.

Di antara 15 anggota rombongan, 12 orang merupakan anggota USSS yang bertugas di sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik. Dua anggota rombongan merupakan penerjemah dan seorang lagi adalah staf Kedubes AS di Jakarta.

Sutisna menyatakan, hingga kemarin, kepolisian baru menerima lokasi-lokasi tentatif yang bakal dikunjungi Obama. Demikian juga tanggal kunjungan itu. ''Mereka (USSS, Red) juga belum tahu dan masih sangat-sangat tentatif. Mereka akan memberikan kepastian kepada kita kalau sudah mendapat informasi dari Gedung Putih,'' jelasnya setelah pertemuan.

Dari koordinasi tersebut, USSS akan melaksanakan pengamanan Obama di ring satu. Ring dua akan diamankan anggota Paspampres dan TNI. Anggota kepolisian hanya mengamankan di ring tiga dan mensterilkan jalan yang akan dilalui Obama.

Setelah bertemu Sutisna, rombongan USSS menuju kawasan Monkey Forest, Ubud. Lokasi tersebut merupakan salah satu objek kunjungan Obama. Rombongan tiba pukul 12.45 Wita. Beberapa saat sebelumnya, sejumlah personel Mabes Polri, Polda Bali, dan Kodam IX Udayana juga tiba di lokasi tempat hidup sekitar 560 ekor monyet itu.

Sesaat setelah tiba di areal Monkey Forest, beberapa personel USSS langsung melarang wartawan dan juru foto mendekat, apalagi mengambil gambar. Memang, sejak rombongan berangkat dari Mapolda Bali, wartawan sudah diwanti-wanti agar tidak mengikuti proses pengecekan lokasi. ''Pengecekan lokasi ini dilakukan secara tertutup,'' terang sumber koran ini di kepolisian.

Pengecekan terhadap Monkey Forest oleh USSS tersebut merupakan kali ketiga. Berdasar informasi yang dihimpun koran ini, personel USSS telah mendatangi Monkey Forest pada Kamis (4/3) dan Minggu (7/3). ''Mereka mengecek semua titik di kawasan Monkey Forest, bahkan sampai ke bagian dalam,'' ujar sumber koran ini di Monkey Forest.

Sementara itu, kesiapan TNI ikut mengamankan kunjungan Obama tak kalah sigap. TNI-AL, misalnya. Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) Wilayah V Surabaya Brigjen Marinir Halim A. Hermanto menegaskan, tujuh kapal tempur akan disiagakan di wilayah perairan Bali. Kapal-kapal tersebut didatangkan langsung dari Lantamal V di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan direncanakan berada di Bali selama seminggu.

''Kami sudah kerahkan ratusan personel TNI-AL khusus untuk mengawal kedatangan Presiden Obama ke Bali. Nanti juga kami dukung dengan tambahan tujuh unit kapal tempur yang stand by di wilayah perairan Bali selama seminggu,'' tutur Hermanto saat ditemui di Pangkalan TNI-AL (Lanal) Denpasar kemarin (12/3).

Menurut dia, wilayah perairan Bali masih dianggap sebagai sasaran terorisme dan daerah sasaran yang sangat klasik. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kodam IX Udayana serta Polda Bali untuk pengamanan wilayah perairan Bali.

Jabatan komandan di Lanal Denpasar berpindah sejak Jumat kemarin. Sebelumnya, posisi Danlanal Denpasar diisi Kolonel Laut (P) Ketut Aria Budiana dan kini diserahterimakan kepada Kolonel Laut (P) Wayan Suarjaya.

Suarjaya sebelumnya menjabat komandan Satuan Koordinasi (Satkor) Armada Barat untuk kapal pengawal tempur. Aria selanjutnya akan mengikuti studi di Sesko TNI selama setahun
Anda sedang membaca artikel tentang Jadwal Lawatan Obama ke Indonesia Mundur dan anda bisa menemukan artikel Jadwal Lawatan Obama ke Indonesia Mundur ini dengan url https://anandanurhadi.blogspot.com/2010/03/jadwal-lawatan-obama-ke-indonesia.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Jadwal Lawatan Obama ke Indonesia Mundur ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Jadwal Lawatan Obama ke Indonesia Mundur sumbernya.
| More

0 comments:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Pengikut

Laman

 

SKY DASHBOARD | Copyright © 2009 - Blogger Template Designed By BLOGGER DASHBOARD